Jumat, 14 Maret 2014

Espresso, Macchiato, Capuccino, Latte? What's the different?

1. Espresso

Espresso

Espresso adalah kopi yang diseduh dengan sejumlah air yang hampir mendidih. Espresso umumnya lebih kental dibandingkan kopi tubruk atau metode kopi jenis lainnya. Konsentrasi kopinya sangat tinggi dan biasanya diproses dengan memberikan  tekanan tertentu sehingga sari kopinya benar-benar diperas habis. Espresso asli biasanya diminum tanpa campuran pemanis ataupun susu, dan disajikan dalam gelas kecil yang disebut dengan shot.

2. Macchiato



Caffee Macchiato

Macchiato adalah jenis kopi espresso yang ditambahkan susu dengan rasio kopi dan susu, 4:1. Macchiato memiliki dua jenis, yaitu espresso macchiato dan latte macchiato.

Perbedaan antara dua jenis kopi tersebut adalah Espresso macchiato dibuat dengan menambahkan sedikit susu ke dalam segelas espresso. Sedangkan apabila espresso yang ditambahkan ke dalam segelas susu, maka minuman tersebut disebut dengan latte macchiato.
Espresso macchiato disajikan dalam cangkir espresso kecil (demitasse) berukuran 60-90ml. Banyak dari orang Italia yang menambahkan gula pada minuman ini. Sedangkan latte macchiato disajikan dalam gelas tinggi yang berukuran lebih besar.

3. Capuccino
 
 Cappucino 
 
Kopi dengan penambahan susu, krim dan serpihan cokelat. Cappuccino biasanya didefinisikan sebagai 1/3 espresso, 1/3 susu yang dipanaskan dan 1/3 susu yang dikocok hingga berbusa. Definisi yang lain menyebutkan 1/3 espresso dan 2/3 mikrofoam. Selain espresso yang baik, unsur terpenting dalam membuat cappuccino adalah tekstur dan temperatur susu.

4. Latte
 
  
 
Latte adalah jenis kopi espresso yang ditambahkan susu dengan rasio antara susu dan kopi, 3:1 dan memiliki lapisan busa yang tipis di bagian atasnya. Di AS kombinasi latte terdiri dari sepertiga espresso dan dua pertiga susu panas, sehingga lebih terasa susunya dibanding cappuccino.

Rabu, 12 Maret 2014

5 Resep Hairmask untuk Perawatan Rambut Rusak di Rumah

Ingin memiliki rambut indah lembut dan selalu terlihat sehat itu tidak harus dengan cara mahal. Memanfaatkan beberapa bahan yang ada di rumah bisa kok membuat rambut jadi lebih lembut, lembab, dan tidak bercabang lagi.

Ada 5 resep hairmask yang bisa Anda coba di rumah. Yuk disimak.

Hairmask santan
Gunakan santan kental 50 ml yang diaplikasikan ke seluruh batang rambut kemudian bungkus rambut dengan menggunakan handuk hangat. Biarkan selama 60 menit. Bilas dengan air hangat dan cuci dengan shampoo, kemudian bilas dengan air dingin.

Hairmask telur
Kocok 2 butir telur dan campurkan dengan 2 sdm air panas. Massage ke seluruh bagian rambut dengan perlahan, gunakan ujung jemari untuk memijat kepala, bukan dengan kuku ya. Biarkan selama 10-15 menit, kemudian keramas seperti biasa dan bilas dengan air dingin.

Hairmask banana smoothie
Yang satu ini memang biasanya enak kalau diminum. Tetapi hairmask banana smoothie ternyata punya banyak manfaat merawat rambut. Salah satunya adalah mengatasi rambut bercabang dan kering di bagian ujungnya.
Bahan yang digunakan untuk membuat hairmask banana smoothie adalah 1 buah pisang disisir, 1 butir telur, 2 sdt madu, 3 sdm susu bubuk dan 5 sdt minyak zaitun. Aduk semua bahan sampai tercampur rata. Kemudian pijat perlahan pada kelopak kepala. Bungkus dengan handuk hangat dan diamkan selama 15-30 menit.
Kalau sudah keramas seperti biasa ya.

Hairmask yogurt
Kocok 1 butir putih telur hingga berbusa, campurkan dengan 6 sdm yogurt. Massage merata ke seluruh bagian rambut dan diamkan selama 15-30 menit. Keramas dengan shampoo seperti biasa dan bilas hingga bersih.

Hairmask alpukat
Hancurkan sebuah alpukat dan campurkan dengan 1 sdt madu dan 2 sdt minyak zaitun. Massage lembut pada kulit kepala dan biarkan selama 20 menit. Keramas dengan shampo seperti biasa dan bilas hingga bersih.

Selamat mencoba^^

Khasiat Kulit Buah Manggis

Manggis dikenal sebagai buah yang mengandung antioksidan sangat tinggi.
Di dalamnya terkandung senyawa yang disebut xanthone yang sangat bermanfaat dalam membunuh berbagai macam penyakit seperti penyakit jantung, hipertensi, dan trombosis. Kandungan xanthone dalam kulit buah Manggis bisa mencapai 123,97 mg/ml.
Xanthone yang terkandung dalam kulit manggis mempunyai aktifitas antioksidan dan anti-inflamasi sehingga bisa menangkal radikal bebas dan kerusakan sel serta menghambat bahkan membunuh sel-sel kanker yang ganas dan berpotensi membahayakan manusia.
Bahkan, belakangan ini para ilmuwan tengah gencar mengadakan penelitian ilmiah terhadap kulit Manggis ini sebagai obat HIV/AIDS yang memang hingga sekarang belum ditemukan obatnya.

Khasiat Kulit Buah Manggis

Berikut merupakan beberapa khasiat dan manfaat kulit buah manggis:
  • Anti-peradangan (anti-inflamasi).
  • Anti-depresi.
  • Bermanfaat untuk mengatasi penyakit Jantung.
  • Bermanfaat untuk mengurangi kadar gula dalam darah.
  • Memperkuat sistem kekebalan tubuh.
  • Sebagai antioksidan.
  • Mencegah penyakit Alzheimer.
  • Mencegah penyakit kanker.
  • Mencegah penyakit Diare.
  • Mencegah penyakit Urat Syaraf.
  • Mencegah penyakit Katarak.
  • Mencegah kerapuhan tulang.
  • Mencegah penuaan dini.
  • Mengobati tekanan darah tinggi.
  • Menurunkan berat badan karena bisa menstimulasi lemak dalam tubuh sehingga berkurang.
  • Mengurangi tingkat kegelisahan, cemas, dan kepanikan.
  • Menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur.
  • Mengencangkan kulit
Sel-sel kulit yang telah rusak bisa diperbaiki oleh anti-oksidan yang terkandung dalam kulit buah Manggis. Bahkan jika Anda mengonsumsi jus atau olahan dari kulit buah manggis secara konsisten maka kulit akan terasa lebih kencang dan segar.
Oleh sebab itu, bagi Anda yang ingin selalu terlihat awet muda dan kulitnya terlihat kencang bisa mencoba mengonsumsi jus kulit buah manggis secara berkala dan teratur.
Thank you:)